Sirkuit Autopolis - Sewa Mobil Balap - Other VITA-01
JPY 30,000 / Sesi Pesan di Muka Jepang Sirkuit Autopolis Sewa Mobil Balap
Pengenalan Layanan
VITA-01 adalah mobil balap sirkuit berbiaya rendah.
Mobil ini menggunakan mesin dan transmisi dari Toyota Vitz.
Mulai dari pemula hingga pengemudi berpengalaman, performanya lebih mendekati mobil Formula daripada mobil touring, dan tidak terlalu cepat maupun terlalu lambat, menjadikannya mobil balap yang sangat aman dan dapat dinikmati siapa pun.
Detil Harga
Biaya sewa kendaraan sudah termasuk servis pra dan pasca servis, biaya tenaga kerja, biaya perawatan, pemeriksaan kendaraan awal, dan pajak konsumsi. Biaya tersebut tidak termasuk biaya kerusakan kendaraan (sasis, mesin, transmisi, dll.) akibat kecelakaan atau kesalahan perpindahan gigi.
Harap bayar biaya partisipasi Anda di meja resepsionis sirkuit, karena harga bervariasi tergantung pada waktu mengemudi dan apakah Anda anggota lisensi Autopolis atau bukan anggota.
Informasi Kontak
info@renewmotorsport.com
(Saat menghubungi, harap sebutkan bahwa Anda melihat iklan ini di 51GT3. Selain kontak langsung, Anda juga dapat mengklik tombol "Hubungi Sekarang" untuk terhubung dengan kami melalui pesan lintas bahasa X-lingual.)
Pengenalan Sirkuit Balap
Sirkuit Autopolis
- Benua: Asia
- Negara/Wilayah: Jepang
- Kelas Sirkuit: FIA-2
- Panjang Sirkuit: 4.673 km (2.904 miles)
- Elevasi Sirkuit:
- Jumlah Tikungan Sirkuit: 18
Pengantar Mobil Balap
Other VITA-01
Struktur
Mengambil contoh mobil formula, struktur suspensinya, termasuk rangka dan lengan, hampir identik. Menambahkan penutup penuh (full cowl) menciptakan mobil sport yang mudah dikendalikan.
Pengemudian
VITA, yang lahir sebagai mobil balap, memberikan performa mengemudi yang sangat tinggi. Goyangan bodi diminimalkan, dan meskipun tidak sekeras mobil formula, Anda dapat merasakan gerakan depan dan belakang secara real-time. Bahkan jika Anda menggeser bagian belakang mobil dengan keras, mobil akan kembali ke posisi semula dengan baik jika Anda melakukan koreksi. Hal ini disebabkan oleh rasio daya terhadap berat yang rendah yang dicapai oleh bobot mobil yang ringan dan struktur suspensinya.